Album terbaru Mabe Fratti, Sentir Que No Sabes, menghadirkan nuansa yang tak terlupakan dengan pembuka lagu Kravitz. Meskipun tidak terkesan mencolok, kombinasi suara cello yang berdengung dan alat musik perkusi sederhana menciptakan atmosfer yang khas. Fratti, yang lahir di Guatemala dan kini bermukim di Meksiko, membawa pengaruh musik beragam ke dalam karyanya, menciptakan suara yang unik dan modern.
Menelusuri Latar Belakang Mabe Fratti
Sejak kecil, Mabe Fratti dibesarkan dalam lingkungan yang dipenuhi musik klasik dan lagu-lagu Kristen. Namun, saat remaja, ia menemukan dunia musik yang lebih luas melalui Limewire dan para komposer eksperimental seperti György Ligeti. Pengaruh ini tercermin dalam lagu-lagu seperti Pantalla Azul, yang mengeksplorasi berbagai genre, mulai dari goth rock hingga new age, namun tetap mempertahankan kekuatan melodi yang menjadi ciri khasnya.
Keunikan Album Sentir Que No Sabes
Album ini menunjukkan evolusi Fratti dalam menggabungkan elemen-elemen eksperimental dengan pop. Dari komposisi yang kaya suara hingga lirik yang menyinggung tema ketidakpastian, album ini menghadirkan pengalaman mendengarkan yang mendalam. Di lagu Oidos, misalnya, Fratti memadukan staccato cello dengan suara terompet yang melankolis. Kendati beberapa aransemen terdengar sederhana, keseluruhan album tetap terasa megah dan memikat, cocok dinikmati baik di kedai kopi maupun di panggung besar.
Produksi dan Gaya Musik
Sentuhan produksi dari I. La Católica (Héctor Tosta) menjadi perekat yang menyatukan beragam gaya musik dalam album ini. Meskipun menciptakan perpaduan suara yang beragam, seperti alat musik tiup dan synth digital, Fratti berhasil menjaga keselarasan di antara semua elemen tersebut. Ketegangan dan ketidakpastian yang hadir di dalam musiknya memberi nuansa yang menyentuh, mengikat setiap bagian menjadi satu kesatuan yang harmonis.
Eksplorasi Eksperimental
Fratti tidak ragu untuk bereksperimen, terutama dalam interlude Elástica I dan II, yang menunjukkan sisi abstrak dari musiknya. Kekuatan album ini terletak pada kemampuannya untuk mengemas insting eksperimental menjadi karya yang lebih mudah diakses dan kadang-kadang sangat catchy.
Perbandingan dengan Arthur Russell
Sering kali, musik Fratti dibandingkan dengan Arthur Russell, seorang cellist avant-garde dengan insting pop yang mengejutkan. Meskipun keduanya memiliki kesamaan dalam pendekatan musik, Fratti lebih berhasil menggabungkan dua sisi tersebut secara langsung, menciptakan suara yang unik dan segar.
Kesimpulan
Dengan Sentir Que No Sabes, Mabe Fratti telah menciptakan sebuah karya yang tidak hanya relevan dalam konteks musik global, tetapi juga menarik bagi pendengar di Indonesia yang mencari sesuatu yang berbeda. Album ini tersedia di berbagai platform streaming, termasuk Apple Music, Deezer, dan Spotify, membuatnya mudah diakses oleh semua pecinta musik.
